««•»»
Surah Al Fajr 7
إِرَمَ ذاتِ العِمادِ
««•»»
irama dzaati al'imaadi
««•»»
(yaitu) penduduk Iram yang mempunyai bangunan-bangunan yang tinggi
{1574},
{1574} Iram ialah ibukota kaum `Aad.
««•»»
[and] Iram, [the city] of the pillars,
««•»»
Dalam
ayat-ayat ini, dalam bentuk pertanyaan Allah mengungkapkan bahwa apakah
mereka tidak mengetahui tentang kehancuran dan kebinasaan kaum `Ad,
yaitu penduduk Iram, ibu kota kaum `Ad, yang mempunyai bangunan-bangunan
tinggi, yang belum pernah terdapat dalam suatu kota yang lain pada
waktu itu dan kaum Samud yang memotong batu-batu besar di lembah tempat
tinggal mereka untuk membangun istana dan gedung-gedung yang megah; dan
ada pula yang melubangi gunung-gunung untuk tempat tinggal dan tempat
berlindung.
Dalam ayat lain yang sama maksudnya Allah berfirman:
وتنحتون من الجبال بيوتا فارهين
Dan kamu pahat sebagian dari gunung-gunung untuk dijadikan rumah-rumah dengan rajin.
(QS. As Syu'ara [26]:149)
Mereka
kaum `Ad dan kaum Samud serta kaum Firaun berbuat kerusakan dan
menindas rakyat dengan mempergunakan kekuasaan dan kekuatan yang berada
di tangan mereka; maka Allah menurunkan kepada mereka cemeti azab, sebab
Allah melihat semua kejahatan yang mereka perbuat.
Dalam surah Al Haqqah Allah menerangkan secara rinci bermacam-macam azab yang telah diturunkan-Nya, dengan firman-Nya:
فأما
ثمود فأهلكوا بالطاغية وأما عاد فأهلكوا بريح صرصر عاتية سخرها عليهم سبع
ليال وثمانية أيام حسوما فترى القوم فيها صرعى كأنهم أعجاز نخل خاوية فهل
ترى لهم من باقية وجاء فرعون ومن قبله والمؤتفكات بالخاطئة فعصوا رسول ربهم
فأخذهم أخذة رابية
Adapun kaum Samud, maka mereka telah
dibinasakan dengan kejadian yang luar biasa. Adapun kaum 'Ad maka
mereka telah dibinasakan dengan angin yang sangat dingin lagi amat
kencang yang Allah menimpakan angin itu kepada mereka selama tujuh malam
dan delapan hari terus menerus; maka kamu lihat kaum `Ad pada waktu itu
mati bergelimpangan seakan-akan mereka tanggul-tanggul pohon kurma yang
telah kosong (lapuk). Maka kamu tidak melihat seorangpun yang tinggal
di antara mereka. Dan telah datang Firaun dan orang-orang yang
sebelumnya dan (penduduk) negeri-negeri yang dijungkirbalikkan karena
kesalahan yang besar. Maka (masing-masing) mereka mendurhakai Rasul
Tuhan mereka, lalu Allah menyiksa mereka dengan siksa yang sangat keras.
(QS. Al Haqqah [69]:5-10)
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR AL AZHAR
OLEH BUYA HAMKA
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
COBA PERHATIKAN!
Diterangkanlah pada ayat sambungannya betapa keadaan kaum ‘Aad itu;
“(Yaitu) Iram yang empunya kemegahan.”
Karena mereka adalah satu kaum yang besar, kuat lagi gagah. Di dalam Surat Al-A’raf (Surat 7; 69) diterangkan bahwa sesudah zaman Nuh, kaum ‘Aad itulah kaum yang paling gagah dan kuat-kuat dan tinggi besar badan mereka, sihat tubuhnya. Dan disebutkan dalam Surat 41, Fushshilat ayat 15, bahwa karena merasa diri telah mencapai puncak kemegahan, mereka pun berlaku sewenang-wenang di muka bumi.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
(Yaitu penduduk Iram) Iram adalah nama kaum `Ad dahulu; lafal Iram dapat dianggap sebagai `Athaf Bayan atau Badal tidak menerima Tanwin karena `Illat `Alamiyah dan Mu`annats (yang mempunyai tubuh-tubuh yang tinggi) atau mereka adalah orang-orang yang tinggi tubuhnya, tersebutlah yang paling tinggi di antara mereka mencapai empat ratus hasta.
««•»»
Iram — these were the former [people of] ‘Ād (Irama is an explicative supplement or a substitution, and it is treated as a diptote because it is a proper noun and feminine) — of the towering ones, that is to say, the tall ones — the tallest one among them would reach four hundred cubits —
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
•[AYAT 6]•[AYAT 8]•
•[KEMBALI]•
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
7of30
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=89&tAyahNo=7&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2
http://al-quran.info/#89:7